Tak ingin mereka tidak dan ada

aku tahu semua ini mungkin, disampingku di menemani dan menyayangiku.

aku percaya dia berusaha untuk ada dan selalu tersenyum disampingku.

malam berlalu bersama hatiku yang berkelana bersama angin.

pergi dari dunia yang penuh kesemuan ini.

aku hanya tak ingin lagi sakiti hati.

namun kemungkinan itu tak ada.

lelah.

Hantu oh hantu . . .

Hantu, seperti apa ya??

sesuatu yang sering terdengar namun kadang masih asing untuk kita. Sebenarnya hantu itu seperti apa ya? Banyak orang menerjemahkan atau menerangkan hantu itu dengan berbagai macam opini, saking banyaknya opini yang tersebar malah pada gak jelas juga apa itu hantu. Ada yang bilang hantu itu adalah roh nenek moyang kita yang masih tinggal di bumi, ada yang bilang hantu adalah roh yang terjebak antara dua dunia (dunia manusia dan dunia orang mati), ada pula yang berkata hantu itu seperti halnya manusia, sesosok makhluk yang berinteraksi sesama, memiliki lingkungan tersendiri hanya saja berbeda wujud dengan manusia.

Saya sendiri kadang bingung kalau ditanya apa itu hantu, tapi saya mempunyai berberapa pernyataan menanggapi hantu :

  1. Berlandaskan agama saya, saya percaya bahwa hantu itu adalah makhluk tersendiri, bukanlah roh manusia yang sudah mati. hantu itu seperti halnya binatang dan tumbuhan, mereka makhluk yang hidup berdampingan dengan manusia.
  2. Berlandaskan sains, saya percaya bahwa hantu itu tidak memiliki wujud mutlak, mereka hanya berbentuk gelombang atau energi. Kenapa saya berpikir seperti itu?? itu karena dalam banyak kasus saya mendapati orang-orang yang berkata bisa melihat hantu, kadang melihat hantu dalam bentuk yang berbeda (entah ada yang bohong atau memeng seperti itu kenyataannya).
  3. Bentuk hantu itu terealisasi dari gelombang pikiran manusia. Opini ini keluar saat saya berpikiran kenapa hantu di berbagai negara itu berbeda-beda, itu mungkin disebabkan gelombang pikiran tiap orang itu berbeda, alam bawah sadar mereka menggambarkan bentuk hantu dengan berbeda-beda (bermacam-macam bentuk). Dan gambaran hantu itu sudah tertanam dalam alam bawah sadar manusia melalui budaya yang dari dahulu turun-temurun.

Hantu itu menyerang??

Ada banyak kasus mengatakan bahwa banyak orang yang diganggu hantu. Dalam kasus ini saya ada 2 buah dugaan :

  1. Hantu itu juga ada yang baik dan jahat. Seperti halnya manusia, hantu juga bisa memiliki sifat berarti jika benar, hantu itu menpunyai kemampuan untuk berpikir.
  2. Hantu itu menggunakan insting untuk menanggapi rangsangan atas gelombang pikiran manusia. seperti halnya binatang, jika mereka merasa terganggu maka mereka akan menyerang. sifat-sifat buruk mausia (takut, sombong, marah, sedih, dll) mungkin bisa dianggap sebagai energi negatif

sebenarnya saya lebih berat kepada opini saya yang kedua. Karena saya percaya bahwa makhluk yang paling sempurna itu adalah manusia, yang memiliki kemampuan untuk menguasai perasaannya, berpikir dan menentukan/memilih apa yang akan kita perbuat.

Takut hantu . . .

lha ini yang perlu ditekankan NGAPAIN TAKUT HANTU, aggaplah saja hantu itu seperti halnya ayam atau pohon nangka. kita hidup berdampingan tidak saling mengganggu. walaupun manusia memang makhluk paling sempurna namun janganlah kita sombong akan kelebihan itu, karena bisa jadi ketioka kita sombong, manusia itu lebih rendah daripada binatang.

jangan takut hantu.

menjaga apa yang ada dilingkungan.

berusaha menjadi yang terbaik untuk menjaga orang yang kita sayang dan lingkungan.

and everything will be OK ! !

Terimakasih untuk “itu”

Aku baru tau, karena aku baru saja liat.

aku sangat terkejut karena kamu bikin tulisan itu.

aku bingung harus omong apa.

terimakasih, terimakasih atas semua doamu,,

terimakasih atas semua kesediaanmu untuk menjadi temanku,,

terimakasih kau selalu mengejekku (hahahahaha),,

TERIMAKASH SUWANGADHZT :) :D  :p

__i wish your’e  always in my side__

*Ya ALLAH aku sayang sahabatku, jagalah kami tetap bersama dan jagalah kami untuk istiqomah

Try to do the Best

Sudah Berberapa saat dari masa dimana aku merasa itu adalah titik balik dalam hidupku.

Kadang aku merasa jenuh akan perjuangan ini , dimana aku merasa sendiri dan memang harus sendiri, sehingga aku bersikap dingin kepada setiap orang.

Kadang perjuanganku ini menjadi cerminan individualismeku, kesombinganku, dan juga ketidak pedulianku terhadap orang lain.

Kadang aku berpikir tak ada gunanya aku mempedulikan orang lain, karena mereka juga tak pernah mempedulikanku, mereka hanya ingin mendapat kasih sayangku, kepedulianku, tanpa berpikir apa yang aku rasakan, apa yang aku perjuangkan.

Aku berjuang untuk menjadi yang terbaik , namu aku tak tahu untuk  apa itu???

Apakah aku berjuang untuk bisa memberi sesuatu kepada orang yang aku sayangi???

Apakah aku berjuang untuk menjadi yang terbaik karena aku ingin balas dendam kepada keadaan yang dulu membuatku sangat terluka dan juga orang-orang yang ada didalamnya???

Ya ALLAH ajarkan aku untuk mengerti apa itu keIKHLASan, agar semua yang aku lakukan ini tidak menjadi beban buatku

High Solidarity #1

HIGH SOLIDARITY

Well , kali ini aku mau membahas tentang HIGH SOLIDARITY / setia kawan / solidaritas tinggi. Jaman sekarang sudah banyak orang melupakan yang namanya solidaritas. Persaingan makin keras, sikut-menyikut, tendang-menendang , semua dilakuan buat menang. Semua orang ingin menang tapi kadang mereka mengorbankan orang lain. Semakin lama orang-orang ingin semuanya seperti yang mereka inginkan dan melupakan hak dan kebutuhan orang lain.

Hal dasar yang kali ini ingin saya bahas sebagai landasan HIGH SOLIDARITY adalah :

    SaTo TeMa

    Mengambil dari bahasa anak-anak TONTI, SaTo TeMa itu adalah singkatan dari “SAlam TOlong TErimakasih MAaf”.
    Salam : ucapkan salam ketika kita bertemu dengan teman kita, terserah dengan cara apa, entah dengan “assalamu’allaikum”, “pagi kak”, “hoe bro” , “what’s up cuy”, atau apalah… yang penting ucapkanlah salam
    Tolong : katakanlah tolong ketika kamu ingin meminta bantuan kepada teman kalian.
    Terima kasih : ucapkan terimakasih jika kau diberi sesuatu oleh temanmu.
    Maaf : ucapkanlah maaf  jika kamu berbuat salah.
Sebenarnya inti dari SaTo TeMa ini adalah KESOPANAN, sesama teman tetap harus dijunjung tinggi rasa SALING MENGHORMATI karena ini adalah bentuk penghargaan kita terhadap teman kita.
_____________________________________ . . .
_____________________________________ . . .

    Satu Rasa

    Ini adalah suatu perwujudan simpati terhadap teman kita, bahkan mungkin ini sudah lebih dari perasaan simpati namun EMPATI, Dimana kita bisa peduli dan ikut merasakan dalam kondisi teman kita. Satu Rasa atau memiliki satu perasaan yang sama. jika senang kita tertawa bersama, jika sedih kita mencoba untuk bangkit bersama, ketika kita berjuang maka kita bersama-sama tak akan menyerah. Satu hati merasakan perasaan semua orang, semua orang juga merasakan derita seseorang.
NB : simpati itu cuma peduli, kalau empati itu ikut merasakan
_____________________________________ . . .
_____________________________________ . . .

    Saling Menjaga

    Saling menjaga itu adalah suatu wujud TANGGUNG JAWAB. Di setiap waktu kita harus peka dengan keadaan teman kita, janganlah ketika kita sudah merasa tidak punya masalah, kita melupakan teman kita. Jangan anggap bahwa kita tidak perlu membantu menyelesaikan masalah teman kita.bersikaplah sepertii seorang pemimpin , yang bertanggung jawab akan keadaan lingkungannya.
_____________________________________ . . .
_____________________________________ . . .

intinya kita harus Saling Menghargai dengan teman kita, Empati dengan teman kita, dan Menjaga teman kita sehingga teman kita juga memperlakukan kita seperti itu dan terwujudlah HIGH SOLIDARITY

Pembayatan PEPALA BHIPA


KAU TAK BISA MENGALAHKAN ALAM,

MAKA

BERSAHABATLAH DENGANNYA . . .

LEt’s Talk .. . . . . . . .   . ..  . .. .

Apa itu pembayatan???

Ada orang yang mengira ini semacam ritual pemujaan setan, entah pesugihan agar kaya, lancar rejeki ,  lancarjodoh , ataupun lancar buang air besar. Namun itu semua salah. Pembayatan itu murni bukan produk-produk keGhaiban kayak gitu.

So, apa itu pembayatan??

Pembayatan itu adalah suatu kegiatan khas para warga PEPALA BHIPA (sebutan bagi anggota) untuk menguji pra warga PEPALA BHIPA sebelum mereka masuk secara resmi dilantik menjadi warga. Acara yang dikemas dengan konsep camp pengujian mental dan fisik, sehari semalam yang diadakan di daerah kaliurang Yogyakarta, membuat acara ini menjadi sangat berarti.

Walaupun dilakukan pengujian fisik dan mental, namun pengujian ini masih berdasarkan perikemanusiaan (Ntar disangka seperti upacara penerimaan anggota GENG). Dilakukan dengan tegas namun tetap saling mengasihi, karena di dalam PEPALA BHIPA sejak dulu telah ditanamkan rasa kekeluargaan yang kental, sehingga siapapun yang menjadi bagian dari PEPALA BHIPA adalah KELUARGA

Malam itu, seakan semua ekspresi menjadi satu. Takut, Marah, Sedih, Cemas, Bahagia, Bangga, Puas, Ramai, Sepi Semua dah jadi satu. Gak ada acara semenarik PEMBAYATAN di smaku tercinta itu. Semoga angkatan-angkatan berikutnya mengalami pembayatan yang lebih seru

*PEPALA BHIPA (PElajar PecintA aLAm BHIneka PAncanaka)

I disappeared in the dark

I disappeared in the dark . . . . (aku menghilang dalam gelap) . . . .

Sebuah renungan saat di balik sebuah peristiwa . . . . . .

ketika kau menjadi seperti bayangan, yang slalu setia menemani tuannya . . . .

Bermula dari sebuah pensi (pentas seni) yang diadakan oleh sebuah sekolah negeri Yogyakarta. Sebuah pensi biasa dengan bintang tamu yang cukup terkenal, saya bilang biasa karena saya sebenarnya datang ke pensi itu bukan untuk melihat pensinya tapi untuk menemui seseorang (maklum penganut Jazz, acoustuc dan musik instrumental). Menemui “seseorang” itu, menjadi sangat penting bagi saya, bukan karena dia adalah pacar saya atau calon pacar, namun karena wanita itu adalah wanita yang mengubah hidup saya.

Selepas jam 8 saya berangkat dari rumah. Dengan laju yang lambat, saya mengendarai sepeda motor saya, kebiasaan lama menikmati Jogja malam membuat saya nyaman. Namun sesampainya di tempat pensi berubah menjadi suasana yang sangat pengap, tempat yang penuh jejal , desak-desakan manusia. Saya parkir motor saya agak jauh, menghindari kemacetan saat pulang nanti.

Ternyata dia belum datang, akhirnya saya menunggu dia didekat loket tiket masuk. Selang tak lama kemudian saya melihatnya

“Seorang wanita berpakaian hitam, dihiasi krudung merah. Sederhana namun tetap mempesona”

Senyum merekah diwajah saya seakan kehadirannya membangkitkan melodi jantung saya. Dak Dik duk dak Dik duk . . . . Semua syaraf terpacu, berlomba untuk dapat mendekatinya.  Seakan jiwa ini ingin berkata gombal kepadanya

Kau cantik

tak hanya malam ini, namun disetiap malam dalam khayalku,

kau anggun

lembut senyummu, ringan sikapmu membuat auramu terpancar,

bagai embun ditengah gurun manusia ini,

kau jiwa keindahan

dan aku . .

dan aku . . . .

Otakku tiba-tiba menegang, serasa terjadi serangan beribu-ribu alasan di otakku yang menegaskan orang hina sepertiku tak pantas ada didekatnya, orang hina sepertiku tak bisa menatap matanya. terpikir akan sebuah kesenjangan antara orang berkasta tinggi seperti dia, dan orang pertobatab seperti aku. apalagi disekitarnya ada pula teman-teman yang lebih dekat dengannya ketimbang aku. minder oh minder jadinya . . .

dan aku bahagia melihat senyummu dari tepatku

tempat terdalam diantara kegelapan

dan aku tau ku tak mampu

membawamu menemaniku

menghilang dalam kegelapan

aku akan selalu melihatmu dan menjagamu. . .

menghilang dalam kegelapan, akhirnya itulah pilihanku, menemani kemanapun dia pergi namu aku bersembunyi di balik gelapnya malam itu.  Sesekali aku menggodanya dengan mengiriminya pesan singkat yang intinya berkata “aku melihatmu”, melihat tingkah lucunya tengak-tengok mencariku kadang membuatku sedikit bisa tersenyum.

Selang berberapa lama akhirnya aku memberanikan diri untuk memintanya menemaniku walau hanya sebentar dan aku memintanya datang sendiri mendekat. Dia berjalan meninggalkan teman-temannya dan datang menghampiriku, mebuat senyumku semakin lebar.

Entah mengapa saat aku melihatnya dari jauh semua aliran darahku menjadi semakin kencang, dak dik duk tidak karuan jantungku, namun ketika di dekatnya, rasanya nyaman dan tenang. Bahkan suara dentuman musik pensi tidak membuatku merasa terganggu lagi. Walau sebentar, peristiwa itu membuat ada sebuah perasaan yang lega, membuat aku sedikit berpikir positif  ”sepertinya aku layak untuk ada didekatnya”.

Kejadian malam itu membuatku dilema, dimana aku harus meletakan perasaan ini.

aku hanya bisa meletakannya di dalam kabut hatiku, tempat dimana perasaan belum menemukan kepastiannya.

aku selalu berdoa kepada Allah

Ya Allah, jika kau ijin aku aku menjaganya maka dekatkanlah, jika tidak jauhkanlah

dan sebenarnya ada sesuatu yang mungkin sangat aku dengar dari dirinya

jika dia memang juga mengijinkanku untuk menjaganya

“Tya, jangan menyerah ya, kita punya janji untuk jadi lebih baik, bersama-sama

Untukku kujaga istiqomahku.
untukmu kujaga senyummu.

Previous Older Entries Next Newer Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.